Ini Penuturan Korban Viral Video Pemotor Ajak Anak Istri Curi Ponsel di Pondokgede Bekasi

Sebuah video rekaman CCTV yang menunjukan aksi pencurian ponsel dari dashbor sepeda motor viral di media sosial. Peristiwa pencurian tersebut terjadi, Sabtu (4/3/2021) di Jalan Raya Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam melakukan aksinya, diduga pelaku mengajak anak istri dengan memboncengnya menggunakan sepeda motor.

Video diunggah akun instagram @info_pondokgede. Dalam video tersebut terlihat pelaku membonceng anak serta istrinya melintas di sebuah jalan dengan situasi lalu lintas cukup ramai. Sambil melintas, pelaku tiba tiba memutar balik kendaraannya ke arah berlawanan.

Dia lantas menghampiri sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan. Dengan cepat, pelaku pria yangan mengendarai sepeda motor tersebut merogoh dashbor sepeda motor yang terparkir dan mengambil satu unit ponsel. "Ya Allah nggak sadar itu ada anak ngelakuin begitu," kata akun @ayuezammbubu di kolom komentar.

"Bawa anak, bawa bini, masya allah," sahut akun @vitriie_26 di kolom komentar unggahan video CCTV tersebut. Korban Nurhaliza saat dikonfirmasi mengatakan, ponsel yang diambil pelaku merupakan milik suaminya bernama Ari Rahman. "Korbannya suami saya, itu lagi kejadian cepat enggak sampai 10 detik diambil HP nya," kata Nurhaliza saat dikonfirmasi, Selasa (6/4/2021).

Dia menjelaskan, suaminya saat itu sedang memarkir kendaraannya di bengkel tempat dia bekerja. Tetapi, ponsel yang diletakkan di dashbor motor lupa dibawa. "Itu di tempat kerja suami saya di bengkel, kira kira seperti itu (ketinggalan HP nya di dashbor), dia (pelaku muter balik ke motor suami saya," ucapnya.

Nurhaliza mengaku, suaminya juga sempat memergoki pelaku dan berusaha mengejar. Tetapi, dia kabur sehingga tidak terkejar. "Sempat dikejar, sejauh ini belum tahu identitas pelakunya," ucap dia.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondokgede Iptu Santri Dirga mengatakan, pihaknya sejauh ini belum menerima laporan atas kejadian tersebut. "Laporan belum kami terima, kami belum dapat keterangan pasti terkait data dan faktanya," ungkap Dirga.

Leave a Reply

Your email address will not be published.