Apa Itu Premi Asuransi Jiwa? Apa Bedanya dengan Polis?

Saat membeli atau mungkin mencari informasi mengenai asuransi jiwa, maka akan menemukan sejumlah istilah. Ada banyak istilah yang digunakan di dunia asuransi dan tentu hanya umum digunakan di produk asuransi. Salah satu contohnya adalah premi asuransi jiwa yang bagi beberapa orang terdengar kurang familiar. Kemudian ada juga istilah polis, kira-kira apa bedanya dengan premi? 

 

Apa Itu Premi Asuransi Jiwa?

Seperti yang disebutkan di awal, istilah dalam dunia asuransi sangat beragam dan digunakan secara khusus disini. Tidak heran banyak yang kurang paham karena memang tidak familiar. Salah satu istilah penting dalam asuransi adalah premi asuransi, yang nantinya menentukan apakah pemilik asuransi bisa mendapatkan manfaat atau tidak. 

 

Premi asuransi berdasarkan situs Lifepal adalah besarnya biaya yang harus dibayarkan oleh nasabah (pemilik asuransi) kepada pihak penyedia asuransi (perusahaan asuransi). Jadi, sistem asuransi sama seperti menabung di bank. Dimana nasabah perlu setor uang secara kontinyu selama masa pertanggungan. 

 

Jika nasabah memilih asuransi jiwa berjangka dan memilih masa perlindungan 10 tahun. Maka premi dibayarkan rutin oleh nasabah selama 10 tahun dan pembayarannya dilakukan setiap bulan. Selama premi dibayar oleh nasabah maka semua bentuk perlindungan bisa diklaim. Misalnya saat mengalami kecelakaan maka bisa mengajukan klaim asuransi, begitu juga sebaliknya. 

 

Perbedaan Premi dengan Polis

Selain premi, ada juga istilah polis asuransi yang seringkali dianggap masyarakat tidak ada bedanya alias sama. Namun, keduanya berbeda dan berikut detail perbedaan berdasarkan situs media Kontan dan situs media Kompas yang dimaksudkan: 

  • Definisi 

Perbedaan pertama dilihat dari definisi, premi merupakan besarnya iuran yang wajib dibayarkan nasabah selama masa pertanggungan asuransi. Sementara polis adalah surat perjanjian kerja atau kontrak. Isinya menyebutkan semua hal terkait produk asuransi jiwa yang dibeli nasabah. Mulai dari apa saja manfaat yang didapat, besaran dana santunan jika terjadi resiko, ketentuan klaim asuransi, dan lain-lain. 

  • Fungsi dan Manfaat 

Perbedaan kedua dilihat dari aspek fungsi dan manfaat. Premi bermanfaat membantu nasabah mengetahui berapa uang yang harus dibayarkan rutin ke perusahaan asuransi setiap bulannya agar bisa mendapatkan manfaat. 

 

Sementara polis menentukan apa saja cakupan asuransi dengan kebijakan lain yang menyertainya. Sehingga baik nasabah maupun perusahaan asuransi sama-sama tahu apa saja kewajiban dan haknya selama masa pertanggungan. 

  • Faktor yang Mempengaruhi 

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi faktor yang mempengaruhi. Pada premi, besaran premi setiap nasabah berbeda-beda dan biasanya disesuaikan kondisi nasabah dan pihak yang tertanggung. Premi asuransi jiwa contohnya dipengaruhi oleh faktor usia nasabah, riwayat kesehatan diri sendiri dan keluarga, dan lain-lain. 

 

Sementara pada polis biasanya ditentukan oleh pihak perusahaan asuransi. Sehingga nasabah bisa menimbang seberapa besar keuntungan yang didapat saat membeli asuransi dari isi polis. Jika kurang sesuai nasabah bisa meminta rekomendasi produk lain atau pindah ke perusahaan asuransi lain. 

 

Memiliki asuransi jiwa memang penting sebagai proteksi dari resiko kematian, namun jangan buru-buru membelinya sebelum kenal produk ini secara mendalam. Tujuannya agar tidak salah pilih dan terbentur dengan isi polis yang memberatkan. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.